Rabu, 22 Februari 2017

Pewarisan

Pengertian Inheritance (Pewarisan) dalam OOP

           Inheritance atau Pewarisan/Penurunan adalah konsep pemrograman dimana sebuah class dapat ‘menurunkanproperty dan method yang dimilikinya kepada class lain. Konsep inheritance digunakan untuk memanfaatkan fitur ‘code reuse’ untuk menghindari duplikasi kode program.
Konsep inheritance membuat sebuah struktur atau ‘hierarchyclass dalam kode program. Class yang akan ‘diturunkan’ bisa disebut sebagai class induk (parent class), super class, atau base class. Sedangkan class yang ‘menerima penurunan’ bisa disebut sebagai class anak (child class), sub class, derived class atauheir class.

Tidak semua property dan method dari class induk akan diturunkan. Property dan method dengan hak akses private, tidak akan diturunkan kepada class anak. Hanya property dan method dengan hak akses protected dan public saja yang bisa diakses dari class anak.

Class dan Object

Kelas dan Objek dalam Object Oriented Programming

Prinsip pemrograman berorientasi objek adalah membagi modul program yang besar menjadi kumpulan objek-objek yang saling berinteraksi, dengan prinsip seperti ini maka pemrograman berorientasi objek lebih menekankan pada proses yang terjadi antar objek. Sehingga dikemudian akan terdapat kemungkinan sebuah program merupakan kumpulan objek-objek yang saling bertukar informasi dan data dan memiliki fungsi dan tanggung jawab masing-masing.
Kelas dan objek merupakan satuan yang berbeda, Kelas Merupakan kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu dimana didalamnya terdapat kumpulan atribut dan method,
contoh kelas : binatang, kendaraan, benda dsb.
Sedangkan objek merupakan bentuk representasi dari sebuah kelas, membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit atau entitas dalam sebuah program komputer. pada dasarnya ada 2 karakteristik yang utama pada sebuah objek ;
  1. Objek memiliki attribut sebagai status yang disebut Stat
  2. Objek memiliki tingkahlaku yang kemudian disebut Method
Contoh sederhananya :
Objek motor memiliki attribute : Roda, Warna, Merk,. Kemudian objek motor tersebut memiliki tingkahlaku / method : pindah gerigi, kecepatan menaik, kecepatan menurun.
contoh objek :
-          Anjing, kucing, kuda : dari kelas binatang
-          Sepeda motor, mobil, pesawat, kapal : dari kelas kendaraan.
-          Batu, air, api, udara : dari kelas benda. dsb


Kelas
            Dalam bahasa pemrograman java sebuah file berekstensi *.java harus memiliki sebuah class public dan dapat memiliki beberapa class non public. Contoh deklarasi sebuah kelas binatang

public class binatang {

int jmlKaki;
String warna;
public String suara;
    
     public void  bersuara()
       {
            System.out.println(suara);
        }  
}

Dari deklarasi kelas diatas terdapat beberapa attribute : jmlKaki, warna, suara. Method pada kelas binatang diatas adalah bersuara.

Objek
merupakan bentuk representasi dari sebuah kelas, membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit atau entitas dalam sebuah program komputer, sebuah kelas dapat diinstansiasikan menjadi banyak objek, sebagai contoh sebuah kelas binatang dapat diinstansiasikan menjadi objek : kuda, ayam, kambing, harimau dan sebagainya. Contoh objek sbb :

public class ujibinatang {
   public static void main(String[] args)
   {
       binatang ayam = new binatang();
       ayam.suara="Kukuruyuuk..";
       binatang kuda = new binatang();
       kuda.suara="Hieegggh ..";
       binatang harimau = new binatang();
       harimau.suara="Graaaaauum ..";

      
       ayam.bersuara();
       kuda.bersuara();
       harimau.bersuara();
   
   }
}

Dari contoh program diatas dapat diketahui terdapat 3 objek : ayam, kuda, harimau. Dimana masing-masing objek merupakan hasil instansiasi dari sebuah kelas binatang.


9. APA ITU INHERITANCE??
Seperti halnya dalam arti Pewarisan itu sendiri yang dimaksud dengan Inheritance adalah dimana suatu entitas/obyek dapat mempunyai entitas/obyek turunan. Dengan konsep inheritance, sebuah class dapat mempunyai class turunan.
Seperti halnya manusia pada umumnya terdapat orang tua dan anak pada PBO juga dikenal parent class atau base class dan subclass atau child class.Dimana subclass atau childclass mewarisi semua data yang ada di parent class atau base class atau dapat disimpulkan jika subclass atau childclass adalah perluasan dari parent class atau base class.
Dalam contohnya kita dapat mengambil contoh mahluk hidup sebagai parent class dengan method bernafas,bergerak,dan berkembang biak.
Dan kita menentukan manusia,hewan,dan tumbuhan sebagai childclass dmn method dari parent class terdapat dalam childclass.
atau dalam deklarasinya dapat kita tulis public class manusia extends mahluk_hidup { … }
KEUNTUNGAN INHERITANCE :
1. Subclass menyediakan state/behaviour yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, hal ini akan memungkinkan programmer Java untuk menggunakan ulang source code dari superclass yang telah ada.
2. Programmer Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang bersifat generik, yang disebut abstract class, untuk mendefinisikan class dengan behaviour dan state secara umum.
ISTILAH INHERITANCE :
  • Extends : ini adalah keyword agar sebuah class menjadi subclass.
  • Superclass : Menunjukkan class yang berarti parent class dari subclass/class anak.
  • Subclass : adalah class anak atau turunan dari superclass/parent class.
  • Super Keyword : untuk memanggil konstruktor dari superclass atau menjadi variabel yang mengacu pada superclass.
  • Methode Overriding : Pendefinisian ulang method yang sama pada subclass
Dalam inheritance, method overriding berbeda dengan method overloading.
Jika method overriding adalah mendefinisikan kembali method yang sama, baik nama method maupun signature atau parameter yang diperlukan dalam subclass,
Sedangkan method overloading adalah mendefinisikan method yang memiliki nama yang sama saja.



Pengelolaan Input User Pada Operasi String

Pengelolaan String

  • STRING


Dasar-dasar String :
String sebenarnya merupakan penggunaan tipe data char secara berkelompok
Tipe data string merupakan array dari tipe data char
Deklarasi Variabel String :
Karena string merupakan array dari char, maka pendeklarasiannya sama dengan mendeklarasikan array dari char, yaitu :
Char nama_var [ jml_karakter ]
Contoh :
char alamat [40] –> deklarasi variabel alamat dengan tipe data string.
Nilai Variabel alamat terdiri dari beberapa karakter maksimal 40 karakter (0 s/d 39)
Inisialisasi Variabel String :
Variabel string dapat diinisialisasi dengan cara seperti berikut :
Char x[10]=“Permainan”;
x di memori setelah inisialisasi :
Karakter “” pada x [9] merupakan karakter null yang menandai berakhirnya suatu string.
Perbedaan Char dan String :
Char ‘A’ berbeda dengan string “A”
Lihat perbedaanya pada penggambaran memori berikut:
Operasi string tidak dapat dilakukan untuk tipe data char
Array of String :
Karena string merupakan array dari char, maka array string adalah array dua dimensi dari array char
Contoh : mendeklarasikan array yang menyimpan 30 nama, masing-masing nama terdiri dari 25 karakter
#define jml_orang 30
#define pjg_nama 25
….
Char nama [jml_orang] [pjg_nama]
Inisialisasi Array of String :
Inisialisasi array dari string dapat dilihat pada contoh berikut :
Char bulan[7] [10] = {“Senin”, “Selasa”, “Rabu”, “Kamis”, “Jumat”, “Sabtu”, “Minggu”}
Array of String dengan printf dan scanf :
Printf dan scanf dapat menangani argumen string dengan menggunakan format string %s
Contoh:
Printf(“Topik : %s\n”, string_var);
Secara default penulisan string menggunakan alignment rata kanan.
Untuk menuliskan string secara rata kiri (left justified) maka tuliskan tanda minus (-) didepan s
Contoh :
printf (“%-20s\n”,presiden);
Scanf digunakan untuk pemasukan string (input of string)
Fungsi-Fungsi pada Librari String :
String.h merupakan librari yang menyimpan fungsi-fungsi yang digunakan untuk menangani string ataupun substring.
Fungsi-fungsi dalam librari string.h antara lain : strcpy, strncpy, strcat, strncat, strcmp, strncmp, strlen.

a. Strcpy
Berfungsi untuk menyalin (copying) suatu string asal ke variable string tujuan. Bentuk umumnya : strcpy(var_tujuan, string_asal);

b. Strncpy
Berfungsi untuk menyalin (copying) suatu string asal ke variable string tujuan sebanyak n karakter sesuai yang diinginkan programmer. Bentuk umumnya: strncpy(var_tujuan, string_asal, n);. Dengan n adalah jumlah karakter yang ingin dipindahkan.
Cara menyalin substring di tengah :
Misal :
Char s2[10]
Char s1[15] = “Mar. 15, 2008”
s2 bernilai berapa?
Strncpy (s2,s1,3) –> s2 bernilai “Jan, “
Strncpy (s2, &s1[5], 2) –> s2 bernilai “15” 

c. Strcat
Berfungsi untuk menambahkan string sumber ke bagian akhir dari string tujuan. Bentuk umumnya: strcat(tujuan, sumber);.

d. Strncat

Berfungsi sama dengan fungsi strcat, yaitu menambahkan string sumber ke bagian akhir dari string. Yang membedakan adalah pada jumlah karakter yang dipindahkan. Fungsi ini dapat memindahkan karakter sebanyak n karakter sesuai yang sudah diprogram oleh programmer. Bentuk umumnya: strncat(tujuan, sumber, n);. Dengan n adalah jumlah karakter yang ingin dipindahkan.
e. Strcmp

Berfungsi untuk membandingkan dua buah string. Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai:
1) negative, bila string pertama kurang dari string kedua.
2) Nol, bila string pertama sama dengan string kedua.
3) Positif, bila string pertama lebih banyak dari string kedua.
Bentuk umumnya: strcmp(string1, string2);

f. Strncmp
Berfungsi untuk membandingkan n karakter pertama dalam dua buah string. Hasil dari fungsi ini sama dengan hasil dari fungsi strcmp. Bentuk umumnya:
Strncmp(string1, string2, n);. Dengan n adalah jumlah karakter yang ingin dibandingkan.

g. Strlen
Berfungsi untuk memperoleh jumlah karakter dari suatu string. Bentuk umumnya: strlen(string);
Operasi Karakter :
Fungsi dari library ctype.h :

a. Isalpha
Merupakan fungsi operasi karakter dengan tolok ukur fungsi akan bernilai benar jika argumen dalam syntax tersebut merupakan karakter yang berupa huruf dalam alphabet. Bentuk umumnya: isalpha(char);.

b. Isdigit
Merupakan fungsi operasi karakter dengan tolok ukur syntax akan menghasilkan nilai benar (bukan nol) bila karakter merupakan sebuah angka (digit) dari nol sampai sembilan. Bentuk umum: isdigit(char);.

c. Islower
Merupakan fungsi operasi karakter dengan tolok ukur syntax ini bernilai benar (bukan nol) jika karakter merupakan huruf kecil.
Bentuk umumnya: islower(char);.

d. Isupper
Merupakan fungsi operasi karakter dengan tolok ukur fungsi ini akan menghasilkan nilai benar (bukan nol) jika karakter merupakan huruf capital.
Bentuk umumnya: isupper(char);.

e. Ispunct
Merupakan fasilitas yang ada dalam ctype.h yang berfungsi untuk memasukkan karakter yang berupa tanda baca (punctuation), tidak termasuk didalamnya karakter spasi, huruf alphabet, dan angka (digit).
Bentuk umumnya: ispunct(char);.

f. Isspace
Merupakan fasilitas yang ada dalam ctype.h yang berfungsi pada karakter-karakter seperti spasi, newline tab, dan tab. Contoh penggunaannya: 

g. Tolower
Fungsi ini akan merubah huruf kapital menjadi huruf kecil.
Bentuk umum: tolower(char);.

h. Toupper
Fungsi ini akan merubah huruf kecil menjadi huruf kapital.
Bentuk umum: toupper(char);
1 comments Links to this post   
Labels: Bahasa C
[Bahasa C] Evaluasi 2
Posted by 7effrey at 3:22 PM 

1. Buatlah program “Palindrome” yang akan mengecek kata yang jika dibaca dari depan maupun belakang sama.
Program tidak menghiraukan spasi maupun huruf besar dan huruf kecil.
Misal : Kasur ini rusaK –> Palindrome
M a l A m –> Palindrome
makan –> Bukan Palindrome

2. Buatlah program yang akan menggeser n karakter dari kanan kalimat yang diinputkan ke bagian depan.
Nilai n diinputkan oleh user.
Misal :

3. Buatlah program yang akan mencari kata/karakter pada kalimat yang telah diinputkan.
Misal :

4. Buatlah Program Game Tic Tac Toe.
Program ini akan meminta inputan panjang dan lebar papan dari user, user akan diminta untuk mengisi nama pemain 1 dan pemain 2.
Kemudian pemain 1 dan pemain 2 akan bergantian mengisi simbol mereka masing2 pada papan yang masih kosong hingga simbol2 tersebut membentuk garis vertikal, horizontal, ataupun diagonal.
Jika berhasil membentuk garis terlebih dahulu, maka pemain tersebut yang menang dan program akan berhenti.
Namun, jika hingga papan penuh kedua pemain masih belum mampu membentuk garis maka hasilnya seri.
Misal :
- - -
- - -
- - -
Pemain pertama: 0 0
x - -
- - -
- - -
Pemain kedua: 1 1
x - -
- o -
- - -
Jawaban Evaluasi 2 dapat didownload di sini
1 comments Links to this post   
Labels: Bahasa C
[Bahasa C] Array dalam Bahasa C
Posted by 7effrey at 3:21 PM
ARRAY
Array adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama.
Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik.
Letak urutan dari suatu elemen larik ditunjukkan oleh suatu subscript atau suatu index.
Menurut dimensinya, array dapat dibedakan menjadi :
1. Array berdimensi satu
o Setiap elemen array dapat diakses melalui index
o Index array secara default dimulai dari 0
o Deklarasi array :
Tipe_array nama_array[ukuran]
2. Array berdimensi dua
- Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah buah kolom. Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.
- Deklarasi array :
Tipe_array nama_array [baris][kolom]
3. Array multidimensi

- Array multidimensi merupakan array yang mempunyai ukuran lebih dari dua. Bentuk pendeklarasian array multidimensi sama saja dengan deklarasi array dimensi satu maupun dimensi dua.
- Deklarasi array :

Tipe_array nama_array [ukuran 1][ukuran 2] . . . [ukuran N]
Perbedaan array dengan tipe data lain :
Array dapat mempunyai sejumlah nilai, sedangkan tipe data lain hanya dihubungkan dengan sebuah nilai saja.
Array dapat digunakan untuk menyimpan beberapa nilai tipe data lain data (char, int, float, double, long, dll) yang sama dengan satu nama saja.
Selain itu, array dapat berupa satu dimensi atau lebih, sedangkan tipe data lain hanya berupa satu dimensi.
Array juga dapat digunakan sebagai parameter. Jenisnya :

a. Array dimensi satu sebagai parameter :

- Pengiriman parameter berupa array dimensi satu merupakan pengiriman secara acuan/referensi, karena yang dikirimkan adalah alamat dari elemen pertama arraynya, bukan seluruh nilai-nilai elemenya. Alamat elemen pertama dari array dapat ditunjukkan oleh nama lariknya yang tidak ditulis dengan indeknya.
Contoh:
#include
#include
int length(char x[]);
int main()
{
char string[256];
printf(”Ketikkan sembarang kalimat : “);
gets(string);
Lstring=length(string);
getch();
return(0);
}
int length(char x[])
{
int i, cek, L=0;
for(i=0;i<256;i++)
{
if (x[i]!=”)
L+=1;
else break;
}
return(L);
}

b. Array dua dimensi sebagai parameter :
- Pengiriman parameter berupa array dua dimensi hampir sama dengan pengiriman parameter array satu dimensi, hanya saja perbedaannya adalah dalam array dua dimensi harus menyebutkan baris dan kolom array dimensi dua tersebut, mendeklarasikan MAX_ROWS dan MAX_COLS yang digunakan untuk pengiriman parameter array dua dimensi dan pada saat pengiriman parameter formal array dua dimensi, kita harus menyebutkan banyaknya dimensi array untuk kolom, sehingga ukuran kolom dapat diketahui, hal ini berkaitan dengan pemesanan variabel array di memori.
Contoh:
#include
#include
void isi_matriks(int m[10][10],int b,int k);
int main()
{
int m1[10][10];
printf(”Masukkan baris dan kolom Matriks I : “);
scanf(”%d x %d”,&b1,&k1);
printf(”Masukkan baris dan kolom Matriks II : “);
scanf(”%d x %d”,&b2,&k2);
printf(”Masukkan isi Matriks I : \n”);
isi_matriks(m1,b1,k1);
getch();
return(0);
}
void isi_matriks(int m[10][10],int b,int k)
{
int i,j;
for (i=1;i<=b;i++)
{
for(j=1;j<=k;j++)
scanf(”%d”,&m[i][j]);
}
printf(”Matriks I : \n”);
for (i=1;i<=b;i++)
{
for(j=1;j<=k;j++)
printf(”%8d”,m[i][j]);
printf(”\n”);
}
}
0 comments Links to this post   
Labels: Bahasa C
[Bahasa C] Fungsi dalam Bahasa C
Posted by 7effrey at 3:20 PM
FUNGSI

Fungsi :
-Bagian dari program yang dimaksudkan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu dan letaknya dipisahkan dari program yang menggunakannya. Program dari bahasa C dibentuk dari kumpulan-kumpulan fungsi, mulai dari fungsi utama, fungsi pustka, maupun fungsi yang dibuat oleh pemrogram.

Manfaat fungsi :
- Fungsi menjadikan program C memiliki struktur yang jelas. Dengan memisahkan langkah-langkah detil ke satu atau lebih fungsi, maka fungsi utama (main( )) akan menjadi lebih pendek, jelas dan mudah dimengerti.
- Fungsi-fungsi dapat dijinkan untuk menghindari penulisan yang sama berulang-ulang. Langkah-langkah program yang sama dan sering digunakan berulang-ulang dapat ditulis sekali saja secara terpisah dalam bentuk fungsi-fungsi, selanjutnya bagian program yang membutuhkan langkah-langkah ini cukup memanggil fungsi-fungsi tersebut.
Nilai akhir dari suatu fungsi adalah nilai yang dikembalikan oleh fungsi berdasarkan input parameter-parameter yang dimasukkan.

Contoh fungsi:
int rata(int x, int y, int z)
{
int ave;
ave = (x + y + z)/3;
return(ave);
}
Di dalam fungsi dikenal istilah Parameter Formal dan Parameter Aktual :
a. Parameter formal adalah parameter yang terdapat pada pendefinisian sebuah fungsi.
b. Parameter aktual adalah parameter yang terdapat pada saat pemanggilan fungsi.
Cara melewatkan parameter ke dalam suatu fungsi dapat dilakukan melalui dua cara yaitu:
a. Pelewatan parameter melalui nilai (call by value) :
- pelewatan parameter ke dalam fungsi dengan menyalin nilai dari suatu variabel aktualnya. Maksudnya adalah fungsi menerima masukan berupa nilai, bukan alamat memori letak dari datanya dan nilai tersebut disimpan di alamat memori yang terpisah dari nilai aslinya yang digunakan oleh bagian program yang memanggil fungsi.
Contoh :
#include
#include
int kali(int a,int b, int c) //parameter formal
{
int x;
x = a * b * c;
return(x);
}
int main()
{
int a,b,c;
printf(”Masukkan angka 1 : “);
scanf(”%d”,&a);
printf(”Masukkan angka 2 : “);
scanf(”%d”,&b);
printf(”Masukkan angka 3 : “);
scanf(”%d”,&c);
printf(”Hasil perkalian ketiga bilangan adalah %d”,kali(a,b,c)); //parameter aktual
getch();
return(0);
}

b. Pelewatan parameter melalui acuan/referensi (call by reference) :
- pelewatan parameter ke dalam fungsi dengan menyalin alamat dari suatu variabel aktualnya. Fungsi yang menerima kiriman alamat ini akan menggunakan alamat yang sama untuk mendapatkan nilai datanya. Hal ini dilakukan dengan menggunakan pointer. Pointer adalah variabel yang merujuk pada alamat lokasi suatu memori tertentu, variable pointer dapat dideklarasikan dengan menuliskan nama variabelnya diawali dengan asterisk (‘*’). Perubahan yang terjadi pada variabel asal akan mengakibatkan perubahan pada variabel pointernya dan sebaliknya.
Contoh :
#include
#include
void desc_sort(int *bil1,int *bil2) //parameter formal
{
if(*bil1<*bil2)
{
*bil1 = *bil1 + *bil2;
*bil2 = *bil1 - *bil2;
*bil1 = *bil1 - *bil2;
}
}
int main()
{
int a,b,c;
printf(”Masukkan angka 1 : “);
scanf(”%d”,&a);
printf(”Masukkan angka 2 : “);
scanf(”%d”,&b);
printf(”Masukkan angka 3 : “);
scanf(”%d”,&c);
desc_sort(&a,&b); //parameter aktual
desc_sort(&a,&c); //parameter aktual
desc_sort(&b,&c); //parameter aktual
printf(”Hasil descending sort adalah %2d %2d %2d”,a,b,c);
getch();
return(0);
}
Di dalam penggunaan fungsi-fungsi dalam program kita mengenal adanya istilah variable local dan variable global :

a. Variabel lokal :
- Variabel yang nama dan nilainya hanya dikenal di suatu blok statement tertentu saja atau di dalam suatu fungsi. Variabel lokal harus dideklarasikan di dalam blok bersangkutan. Variabel lokal akan dihapus dari memori jika proses sudah meninggalkan blok statement letak variable lokalnya.

b. Variabel global :
- Variabel yang dikenal di semua bagian-bagian tertentu dari program. Variabel global dapat dibuat dengan cara mendeklarasikannya di luar suatu blok statement atau di luar fungsi-fungsi yang menggunakannya.
0 comments Links to this post   
Labels: Bahasa C
[Bahasa C] Evaluasi 1
Posted by 7effrey at 3:19 PM
EVALUASI TAHAP 1
1. Buatlah program yang menghasilkan tampilan seperti di bawah ini !
Screenshot 1:

Screenshot 2 :

2. Buatlah Program Permainan Tebak Angka!!

3. Buatlah Program Seperti Contoh di bawah ini!!

4. Buatlah Program yang Menghasilkan Output sebagai berikut :

5. Sekarang anda sebagai seorang pengantar barang(tansposter).
Kota anda merupakan koordinat 10 x 10
Posisi start anda merupakan posisi pelanggan anda yang ditentukan oleh user (input dari keyboard)
barang akan anda antar ke tempat tujuan yang ditentukan program(random)
tiap satuan horisontal, Anda mengenakan biaya Rp. 500, 00
tiap satuan vertikal, Anda mengenakan biaya Rp. 1000, 00
program anda dapat menggambar posisi start, finish dan jalan yang akan dilalui(liat contoh)
start = S
finish = F
jalan anda = o
yang lain = -
Untuk lebih jelasnya, bisa lihat contoh : Evaluasi 1 Soal 4



Perulangan :
Perulangan data atau yang biasa disebut dengan “looping” adalah proses yang dilakukan secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas.
Jenis :
a. FOR
Syntax : for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) {
pernyataan}
 keadaan awal dari variabel control
:inisialisasi
 ekspresi relasi yang merupakan kondisi
:syarat
 pengatur perubahan nilai variabel control
:penambahan
Flowchart :

Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
}
b. WHILE
Syntax : while (kondisi){
pernyataan}
Flowchart :

Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
i++;
}
c. DO - WHILE
Syntax : do {
pernyataan}
while (kondisi);
Flowchart :

Contoh :
i=0
do
{
i++;
}
while (i<10)
Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For :
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested Loop
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested Loop

untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.

Pengelolaan Input User Pada Operasi Aritmatika dan Logika

 1.Operator Aritmatika
Adalah.operator yang digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian atau operator yg digunakan untuk melakukan perhitungan pada bilangan. Berikut ini merupakan tabel yang berisi macam-macam operator aritmatika yang dapat digunakan pada PHP.
Operasi
Operator
Penambahan
+
Pengurangan
Perkalian
*
Pembagian
/
Sisa pembagian
%
Increment
++
Decrement
Contoh penggunaan operasi operator diatas:
$x = 100;
$y = 10;
Operasi
Operator
Contoh Sintaks
Hasil
Penambahan
+
$x + $y
110
Pengurangan
$x – $y
90
Perkalian
*
$x * $y
1000
Pembagian
/
$x / $y
10
Sisa Pembagian
%
$x % $y
0
Increment
++
$x++
101
Decrement
$x–
99
Berdasarkan contoh diatas, yang dimaksud dengan sisa pembagian adalah sisa dari hasil pembagian bukan hasil dari pembagian. Pada contoh diatas $x % $y = 0. Hasil ini didapat dari rumus sebagai berikut : $x – ($y * ($x / $y)).
Pada contoh diatas 50 / 10 = 5. Lalu 50 – (10 * 5) = 0.
Nah, sudah jelas kan dari mana nilai 0 itu didapat. Untuk lebih jelasnya saya akan memberikan satu contoh lagi :
misalkan nilai variabel $y diganti 6 untuk menghasilkan nilai hasil module division, pertama kita hitung adalah100/6 = 16,6 tapi kita mengambil nilai bulatnya saja, sehingga nilainya 16.
Catatan : Untuk nilai pecahan selalu diambil nilai bulatnya saja. misalkan nilai yang didapat 13,85 maka apabila diambil nilai bulatnya maka akan menjadi 13.
2.Operator Relasi
Adalah operator penghubung yang berupa benar atau salah, sesuai dengan teorinya bahwa operator relasi mengeluarkan tipe data Boolean sehingga contoh program di atas mengeluarkan output true atau false.
Contoh :
10>3 ;// true, kemudian
7<3;// false.
3.Operator Logika
Adalah Operator yang digunakan untuk menggabungkan dua kalimat sehingga terbentuk kalimat gabungan. Nilai kebenaran kalimat gabungan ini ditentukan oleh nilai kebenaran dari kalimat-kalimat pembentuknya. Operator logika di sini bertindak sebagai fungsi.
Dan dalam kehidupan sehari hari dapat diambil contoh konjungsi magnetik misalnya:
A: Hari ini cuaca mendung
B: Hari ini akan hujan
C: Hari ini cuaca mendung dan hari ini akan hujan
D: Hari ini cuaca mendung karena itu hari ini akan hujan
Tipe data
Tipe data dapat diartikan sebagai variabel yang digunakan untuk penyimpanan data dan bisa bersifat strraugt typed. Kita diharuskan mendeklerasikan tipe data dari semua variabel dan apabila lupa atau salah mengikuti aturan pengdeklarasian variabel maka akan mendapatkan error.
Ada beberapa tipe data diantanya :
1. Character
Adalah tipe data berisi karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri tanda petik (’).
Char berbeda dengan String, karena String bukan merupakan tipe data primitif, tetapi sudah merupakan sebuah objek. Tipe char mengikuti aturan unicode, sehingga dapat menggunakan kode \u kemudian diikuti bilangan dari 0 sampai 65535, tetapi yang biasa digunakan adalah bilangan heksadesimal dari 0000 sampai FFFF.
Misalnya : ‘\u123’
2.Numerik
Adalah adalah tipe data integer yang digunakan apabila tidak berurusan dengan pecahan atau bilangan decimal. Yang termasuk dalam numerik diantaranya :
  • Byte, yang memiliki nilai integer -128 sampai +127 dan menempati 1 byte (8 bits) di memori.
  • Short, yang memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes (16 bits) di memori
  • Int, yang memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2157483647 dan menempati 4 bytes (32 bits) di memori.
  • Long, yang memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807 dan menempati 8 bytes (64 bits) di memori
3. Boolean
Adalah tipe data yang terdiri dari dua nilai yaitu True dan False. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.
Algoritma notasi pseu docode

Notasi pseudocode bisa ( semu atau tidak sebenarnya ) artinya notasi yang menyerupai notasi bahasa pemrograman tingkat tinggi yang biasa digunakan seperti bahasa C .Dengan pengertian diatas maka dapat didefinisikan bahwa bahasa notasi algorima yang dapat menjelaskan perintahnya dengan bahasa yang jelas tanpa membingungkan pembaca atau pengguna bisa disebut dengan notasi algoritma pseudocode. Tidak seperti bahasa program yang direpotkan dengan tanda titik koma dan sebagainya, kata-kata khusus,indeks,format, dan lainnya, maka dengan pseudo-code ini akan lebih memudahkan dan menguntungkan. Keuntungan penggunaan notasi pseudo-code ini adalah kemudahan mengkonversinya kebahasa pemrograman, karena terdapat korespondensi antara setiap pseudo-code dengan notasi bahasa program.Korespondensi ini dapat diwujudkan dengan tabel translasi dari notasi algoritma ke notasi bahasa program